GO-PAY Kini Kuasai 30 Persen Transaksi Non Tunai di Indonesia

GO-JEK merilis sebuah artikel di blog resmi mereka yang menyatakan bahwa pada bulan Oktober 2017 silam, jumlah transaksi GO-PAY telah berkontribusi sebesar 30 persen untuk keseluruhan transaksi non tunai di Indonesia. Tech in Asia Indonesia telah meminta konfirmasi dari GO-JEK tentang pengertian “keseluruhan transaksi non tunai” yang dimaksud, namun belum menerima jawabanBank Indonesia sendiri menyatakan bahwa jumlah transaksi layanan e-money seperti GO-PAY dan Mandiri E-Cash pada bulan Oktober 2017 kemarin mencapai sekitar 1,2 juta transaksi. Nominal dari transaksi-transaksi tersebut mencapai angka Rp104,4 triliun.

Fakta penting lainnya

Menurut riset dari GO-JEK, para pengguna memilih GO-PAY karena tiga alasan utama, yaitu:
1. Adanya promo atau potongan harga
2. Tidak perlu menyiapkan uang pas
3. Mudah digunakan.

Secara rata-rata, jumlah transaksi GO-PAY setiap bulannya naik sekitar 25 persen. Sedangkan dalam hal nominal uang yang diisi (top tup) oleh pengguna ke akun mereka, ada kenaikan 15 persen setiap bulan.

GO-JEK juga menyoroti kian banyaknya pengguna yang memanfaatkan layanan transfer dana. Pada bulan November 2017 kemarin, mereka bahkan mencatat ada pengiriman dana lebih dari Rp570 juta dari para pengguna di Jakarta ke pengguna lain di luar Jakarta.

Sumber: Tech in Asia