Apple akhirnya masuk ke pasar smartphone lipat dengan memperkenalkan iPhone Duo. Ya, bukan iPhone Ultra seperti yang dirumorkan sebelum-sebelumnya, dan ini menjadi iPhone pertama Apple yang bisa dilipat, sekaligus membawa layar terbesar yang pernah dipasang Apple pada sebuah iPhone.

Layar 7,6 Inci dalam Bodi Lipat
Saat dibuka, iPhone Duo menawarkan layar 7,6 inci, sementara saat ditutup perangkat berubah menjadi smartphone ringkas dengan layar 5,4 inci. iPhone Duo menggunakan layar dalam Super Retina XDR berukuran 7,6 inci. Apple menyebut ukurannya 50 persen lebih besar dibandingkan layar iPhone 18 Pro Max.

Sedangkan layar luar Super Retina XDR punya 90 persen area layar iPhone 18 Pro. Kedua layar menggunakan rasio aspek yang sama agar tampilan konten tetap proporsional ketika perangkat berpindah dari kondisi tertutup ke terbuka.
Kedua layar juga mendukung ProMotion, Always-On, dan kecerahan puncak 3.000 nit untuk penggunaan di luar ruangan. Layar dalam memakai kaca nano-texture yang dirancang untuk mengurangi silau dan pantulan, sekaligus membuat tekukan layar tidak terlalu terlihat. Apple juga menyebut iPhone Duo bakal mendukung Apple Pencil dengan USB-C.
Untuk menjaga daya tahan, iPhone Duo menggunakan titanium Grade 5 serta Ceramic Shield di bagian belakang. Layar luarnya memakai Ceramic Shield 2 yang disebut tiga kali lebih tahan gores dibandingkan generasi sebelumnya, sementara seluruh perangkat punya sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap cipratan, air, dan debu.
Kamera 48 MP dengan Fitur Khusus Ponsel Lipat
Di sektor kamera, iPhone Duo membawa kamera Utama Fusion 48 MP yang mampu menghasilkan foto hingga 48 MP dengan resolusi default 24 MP. Kamera ini juga menawarkan Telefoto 2x berkualitas optik, sensor berukuran besar, aperture cepat, serta OIS sensor-shift untuk membantu pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya.

Kamera Ultra Wide Fusion 48 MP juga tersedia dan mendukung fotografi makro. Sementara kamera depan Center Stage dapat mengambil foto dan video dalam berbagai orientasi secara otomatis, sehingga pengguna tidak perlu memutar perangkat ketika mengambil selfie lanskap.
Desain lipatnya kemudian dimanfaatkan Apple untuk menghadirkan beberapa fitur kamera baru. Smart Take menggunakan model AI on-device untuk menentukan momen ketika subjek sudah siap difoto, sedangkan Duo Preview menampilkan pratinjau kamera pada layar luar agar orang yang difoto bisa melihat posisi mereka.
Untuk video, kamera Utama Fusion 48 MP mampu merekam hingga 4K 120 fps dalam Dolby Vision. iPhone Duo juga mendukung penerapan efek Cinematic setelah perekaman hingga 60 fps, Audio Mix dengan algoritme baru, serta perekaman time-lapse 4K Dolby Vision HDR.
A20 Pro dan Pakai Dua Baterai
Performa iPhone Duo ditangani A20 Pro yang sama dengan iPhone 18 Pro. Chip ini menggunakan proses 2 nm, CPU 6-core yang diklaim hingga 20 persen lebih cepat dibanding A19 Pro, GPU 7-core hingga 40 persen lebih cepat, serta Dual Neural Engine 16-core dengan kemampuan komputasi AI on-device dua kali lipat.

Apple memasangkan chip tersebut dengan sistem pendingin berbasis ruang uap khusus. Kombinasi ini membuat iPhone Duo diklaim mampu menghasilkan performa berkelanjutan hingga 35 persen lebih baik dibandingkan iPhone 17 Pro, terutama untuk kebutuhan seperti multitasking, gaming, dan beban kerja AI.
Karena ruang internalnya terbagi oleh mekanisme lipat, iPhone Duo menggunakan dua baterai yang ditempatkan di masing-masing sisi perangkat. Seperti biasa, tidak disebutkan berapa kapasiasnya, tapi Apple mengklaim perangkat mampu memutar video hingga 31 jam menggunakan layar dalam dan 44 jam menggunakan layar luar, dengan penggunaan hingga 24 jam ketika kedua layar digunakan secara merata.
iOS 27 untuk Layar Besar
iOS 27 pada iPhone Duo dirancang agar antarmuka dapat mengikuti perubahan bentuk perangkat. Kontrol penting seperti Layar Terkunci, Dock, navigasi, dan kontrol aplikasi dipindahkan ke sisi layar sehingga ruang vertikal bisa lebih banyak digunakan untuk konten.




Layar 7,6 inci juga dimanfaatkan untuk multitasking. Melalui Split View, pengguna dapat menjalankan dua aplikasi secara berdampingan, membuka dua jendela dari aplikasi yang sama seperti Safari, serta menyimpan pasangan aplikasi untuk digunakan kembali.
Mode Siaga juga mendapat fungsi baru karena iPhone Duo dapat masuk ke mode tersebut saat disangga, baik menggunakan layar luar maupun layar dalam, meskipun perangkat tidak sedang diisi daya. Apple menyediakan tampilan jam, widget, kalender, cuaca, foto, dan berbagai opsi penyesuaian.

Untuk konektivitas, iPhone Duo membawa chip N1 yang mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread. Perangkat ini juga menggunakan modem C2 dengan peningkatan berbasis AI untuk kualitas dan keandalan koneksi seluler.
Apple menyiapkan iPhone Duo dengan pilihan penyimpanan 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan 2 TB. Pilihan warnanya terdiri dari Star White dan Night Sky Blue, sedangkan untuk pasar Indonesia perangkat ini disebut akan segera hadir. Untuk harga, versi 256 GB dijual senilai USD 1999 atau sekitar Rp 34 jutaan, namun harga tersebut belum bisa dijadikan patokan untuk pasar Indonesia.
Sumber: Jagat Review