April 17, 2024

Brand teknologi asal Kanada, BlackBerry baru saja meluncurkan platform asisten keamanan berbasis artificial intelligence (AI) level perusahaan. Ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja tim CISO. Asisten keamanan bertenaga AI generatif yang tidak disebutkan namanya tersey akan bertindak sebagai analis SOC tambahan untuk perusahaan. Inovasi tersebut bakal tersedia bagi pelanggan CylanceAI.

Sebagaimana dilansir dari Techradar, Kamis (19/10/2023), ini memungkinkan tim SOC untuk tetap terdepan dalam menghadapi ancaman dengan menggunakan keamanan siber prediktif agar tetap menjadi yang terdepan. AI dilatih pada model bahasa besar pribadi (LLM) sehingga memberikan tingkat presisi dan privasi data yang lebih baik.

“BlackBerry memelopori pasar keamanan siber AI dan komitmen kami terhadap inovasi berarti kami sekali lagi berada di garis depan industri ini dengan memperkenalkan asisten keamanan siber yang didukung AI Generatif,” kata Nathan Jenniges, SVP & GM Spark, Unit Bisnis Keamanan Siber, BlackBerry.

“Solusi baru ini akan memungkinkan pelanggan kami untuk memodernisasi operasi SOC mereka dan membantu mereka untuk tetap selangkah lebih maju dari penjahat. Hal ini akan sangat berharga bagi CISO dalam mengatasi tantangan yang mereka hadapi, termasuk lanskap ancaman yang terus berkembang dan keterbatasan sumber daya,” lanjutnya. Solusi AI generatif itu mampu memprediksi kebutuhan penggunanya, meningkatkan alur kerja secara drastis, dan memangkas waktu yang diperlukan untuk penelitian ancaman. Peluncuran awal AI keamanan siber ini akan dibatasi pada kelompok pelanggan CylanceAI yang terbatas.

“AI generatif mempunyai potensi memberikan nilai ekonomi yang luar biasa, menjadikannya area fokus BlackBerry. Portofolio paten kami sudah mencakup AI Generatif,” tambah Charles Eagan, Chief Technology Officer, BlackBerry. “Sepanjang inovasi yang kami lakukan, kami berkomitmen untuk memberikan solusi tingkat perusahaan dengan serius serta inovasi yang memberikan nilai dan bukan bereaksi terhadap hype,” pungkasnya.

Sumber: Tekno Sindo

About Author